You need to enable javaScript to run this app.

Daarul Huda adakan Perkemahan Jumat – Sabtu (PERJUSA) Perdana

Daarul Huda adakan Perkemahan Jumat – Sabtu (PERJUSA) Perdana

GONDANGLEGIPondok Pesantren Daarul Huda Litahfidhil Qur’an (PPDH) selain mengedepankan kegiatan Intrakulikuler juga tetap mengutamakan kegiatan ekstrakulikuler di luar kelas, salah satunya adalah kegiatan kepramukaan. Kegiatan kepramukaan memiliki banyak manfaat, di antaranya dapat mengasah keterampilan fisik, intelektual, emosional dan sosial. Setelah dibekali materi-materi terkait kepramukaan selama kurang lebih satu semester, kali ini PPDH memberikan kesempatan kepada para santri untuk mengimplementasikan materi-materi tersebut dengan mengadakan Perkemahan Jumat - Sabtu (PERJUSA) pada hari Jumat – Sabtu (16-17/2), yang bertempat di Wisata Alam Sumber Sira Putukrejo. Kegiatan ini merupakan kegiatan Perkemahan perdana dan sangat dinanti-nantikan oleh para santri Pondok Pesantren Daarul Huda Litahfidhil Qur’an.

Setelah shalat Jumat para santri berkumpul di depan pondok lalu berangkat ke tempat tujuan dengan menaiki truk yang telah disiapkan oleh panitia dari para Ustadz dan Ustadzah. Sesampainya di tempat tujuan, panitia segera membagikan peralatan perkemahan dan para santri pun segera mendirikan tenda per-regu, total regu ada 8, 4 regu putra dan 4 regu putri yang masing-masing regu berjumlah 10 orang. Setelah tenda berdiri dengan kokoh, para santri melaksanakan shalat Ashar, yang kemudian disusul dengan kegiatan lainnya yaitu lomba-lomba. Setelah itu mereka bersiap-siap melaksanakan salat Magrib yang dilanjutkan dengan salat Isya’ berjamaah. Setelah salat Isya’ mereka semua bersiap-siap untuk acara selanjutnya yaitu acara yang sangat mereka tunggu-tunggu yakni “Unggun Gembira” yang mana acara tersebut diisi dengan penampilan-penampilan spektakuler dari para santri. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bapak Pengasuh PPDH K.H. Abdul Munif Ma’sum dan juga Bapak Dwi yang saat itu berperan menjadi pembina di acara tersebut. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan bahwa: “Kobaran api yang sedang menyala ditengah-tengah kita ini, harus seperti kobaran semangat yang membara di jiwa para santri Daarul Huda”. Setelah acara Unggun Gembira usai, para santri kembali ke tenda masing-masing untuk beristirahat.

Pukul 03.00 dini hari, para santri sudah bangun untuk mendirikan salat Tahajjud, meski lelah dan rasa kantuk masih menyelimuti mereka, tetapi salat Tahajjud sudah menjadi ciri khas tersendiri buat santri-santriyah Daarul Huda, yang kemudian dilanjutkan dengan salat Subuh dan membaca Al-Qur’an.

 

Written by Ulfia Khusna_Kelas XII MA Daarul Huda

 

Dokumentasi Kegiatan Perjusa_santri 

  

  

 

Dokumentasi Kegiatan Perjusa_Santriah

  

  

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

-

- Kepala Sekolah -

Yayasan Daarul Huda dalam perananannya di bidang pendidikan, telah mampu mendedikasikan untuk mewujudkan keinginan luhur bangsa yakni ikut serta...

Berlangganan
Jajak Pendapat

Apakah anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut?

Hasil
Banner